« Kehamilan Keempat | Main | Kakak Mau Mandi Sendiri Bunda »

October 17, 2006

Tips Praktis Merencanakan Jenis Kelamin Bayi

Merencanakan jenis kelamin bayi yg diinginkan dpt dilakukan sejak awal, sejak kita merencanakan kehamilan. Tapi sebelum berbicara ttg perencanaan jenis kelamin, kita harus mengetahui lebih dulu ttg kromosom dan sifat2nya, kondisi vagina wanita, dll, hal ini agar kita mempunyai gambaran yg jelas ttg hal2 yg melatarbelakangi dan menjadi dasar dari teknik2 yang akan dijelaskan nanti.

Kromosom

Perempuan dalam hal ini sel telur perempuan (ovum) mempunyai 2 kromosom yang sama yaitu X dan X (XX).

Laki-laki dalam hal ini sperma mempunyai kromosom X dan Y (XY).

Jika sperma laki-laki yg mengandung kromosom X bertemu dengan sel telur yg berkromosom X, maka akan menjadi pasangan kromosom XX, jadi anak perempuan.

Sementara jika sperma laki-laki yg mengandung kromosom Y bertemu dengan sel telur yg berkromosom X, maka akan jadi pasangan kromosom XY, jadi anak laki-laki.

Sifat Kromosom

Sifat kromosom X (pembentuk perempuan) :

Gerakannya lambat, tahan dg suasana asam, dan dapat bertahan hidup hingga 72 jam.

Sifat kromosom Y (pembentuk laki-laki) :

Gerakannya cepat, tdk tahan suasana asam, daya tahan hidupnya kurang dari 48 jam.

Kondisi Vagina Wanita

Sekitar 1/3 bagian luar vagina wanita suasananya bersifat asam, semakin ke dalam suasananya semakin berkurang keasamannya.

Orgasme pada wanita

Jika wanita mengalami orgasme saat berhubungan intim, maka ia akan mengeluarkan cairan yg bersifat basa/alkalis.

Teknik Pemilihan Jenis Kelamin bayi

Cara Medis

Secara medis di dunia kedokteran ada yg namanya inseminasi buatan, dg teknik ini sperma yg mengandung kromosom X dan Y dipisahkan dg cara khusus, kemudian sperma dg kromosom yg diinginkan disuntikkan ke dalam rahim istri saat masa subur.

Cara praktis

Disamping cara medis tersebut, ada cara praktis yg bisa dilakukan pasangan suami istri untuk memperoleh anak dengan jenis kelamin yg diinginkan.

Teknik mendapatkan anak laki2 a.l:

a.      Penetrasi Dalam

Saat hubungan intim suami melakukan penetrasi penis sedalam2nya ke vagina istri. Istri mengangkat pantat dan panggul yg tinggi atau diganjal bantal agar penis suami dapat masuk sedalam2nya ke vagina istri, ini jika pasutri menggunakan posisi istri di bawah dan suami di atas. Utk mendptkan penetrasi dlm bisa jg dg menggunakan posisi doggy style (suami masuk dari belakang).

Mengapa harus penetrasi dalam?

Sifat kromosom Y (yg akan menjadi pembentuk anak laki2) adalah gerakannya cepat, tdk tahan suasana asam, dan daya tahan pendek (< 48 jam).

Dg penetrasi yg dalam diharapkan kesempatan sperma dg kromosom Y untuk lebih dulu membuahi sel telur akan lebih besar sebelum gugur di tengah jalan, disamping itu suasana vagina bagian dalam tdk seasam bagian luarnya, shg sperma dg kromosom Y dpt bertahan hidup dan membuahi sel telur.

b.      Istri Orgasme Lebih Dahulu

Jika menginginkan anak laki2, sebaiknya biarkan istri orgasme lebih dulu, dg demikian diharapkan cairan yg dikeluarkan istri saat orgasme (bersifat basa) dpt membantu sperma dg kromosom Y lebih mudah sampai sel telur.

c.      Hubungan Intim Saat Ovulasi

Dg berhubungan intim saat ovulasi, akan memberi kesempatan sperma dg kromosom Y utk langsung membuahi sel telur.

Teknik mendapatkan anak perempuan a.l:

a.       Penetrasi Pendek

Maksud penetrasi pendek adalah suami saat melakukan hubungan intim sebaiknya tdk melakukan penetrasi terlalu dalam ke dalam vagina istri. Mengapa?

Dg penetrasi pendek kesempatan sperma dg kromosom X utk sampai sel telur lebih besar sebab ia lebih tahan suasana asam (vagina bagian luar lebih asam), gerakannya lambat, dan umurnya lebih panjang (> 72 jam). Dg penetrasi pendek, sperma dg kromosom Y akan kesulitan utk lebih dulu mencapai sel telur karena ia tdk tahan suasana asam, dan tdk dpt bertahan lama, sehingga sebelum sampai sel telur ia sudah gugur duluan, hal ini akan memberi kesempatan lebih besar pd sperma dg kromosom X utk bisa sampai sel telur dan membuahinya.

b.      Hindari Orgasme

Nah utk mendptkan anak perempuan tdk perlu menunggu istri orgasme duluan, karena sperma dg kromosom X justru senang dg suasana vagina yg asam, yaitu suasana vagina tanpa cairan orgasme.

c.       Hubungan intim sebelum ovulasi

Dg berhubungan intim sebelum ovulasi akan memberi kesempatan sperma dg kromosom X utk dpt membuahi sel telur pd saat ovulasi. Mengapa?

Sperma dg kromosom X kan gerakannya lambat dan dpt bertahan hidup lebih lama dibanding sperma dg kromosom Y. Sehingga diharapkan saat ovulasi, tinggal sperma dg kromosom X yg tinggal dan membuahi sel telur.

Baik dg cara medis maupun cara praktis, tdk dpt dilepaskan dari kuasa Allah, biar bagaimanapun kita berusaha, jika Allah berkehendak lain, sekali lagi keakuratan cara2 tersebut tdk dpt dijamin 100%.

Berikut sebagai pendukung supaya kans perencanaan pemilihan jenis kelamin baby ini tambah besar, bisa coba tabel berikut. Kapan pembuahan yg tepat utk mendapatkan jenis kelamin baby sesuai umur ibu pd saat pembuahan misal umur ibu 25 th dan pengen baby boy, bisa pilih saat pembuahan pd bulan April, Juni, Agustus, dst.(lihat tabel) ikuti aja link berikut http://parenting.ivillage.com/ttc/ttcsigns/0,,j736,00.html

                                               Dirangkum dari berbagai sumber      

                                              By : Maya Mai Farnomisa, S.Psi/Maya Siswadi

Comments

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .